Category Archives: Kucing

Melatih Kucing Agar Penurut

Jika anda mempunyai kucing peliharaan di rumha, tyentu anda ingin kucing anda menjadi penurut dan lincah. Anda juga pasti ingin kucing anda bisa melakukan hal yang anda perintahkan. Tapi bagaimana cara melatihnya? Nah, berikut akan disajikan beberapa tips agar anda dapat melatih kucing anda.

melatih kucing

Kucing adalah binatang yang aktif dan cenderung tidak mau diam. Di dunia liar, kucing (termasuk singa dan harimau) senang berlari dan melompat. Hal inilah yang bisa anda lihat dan gunakan untuk melatih kucing anda. Kucing suka berlari, maka ajaklah ia bermain dengan mengejar bola benang atau benda benda bergerak lainnya. Ia akan belajar untuk fokus dan mengintai benda bergerak tersebut, seolah olah itu adalah mangsanya. Gerakan dari benda itu akan membuat kucing anda ikut berlari untuk mengejarnya.

Di toko hewan peliharaan, terkadang ada tikus mainan yang bisa anda beli untuk melatih kucing anda berlari dan mengintai.

Selanjutnya dalah melompat. Latih kucing anda untuk melompat dengan memberi makanannya di atas kepalanya. Awalnya, berikan makanannya di depan wajahnya, lalu di atas kepalanya, hingga makin tinggi dan makin tinggi. Semakin tinggi ia bisa meraih makanan itu, semakin lihai kucing anda dalam melompat. Latihan ini juga bisa membuat kedekatan antara anda dan kucing anda.

Yang perlu diingat adalah, ketika tiba-tiba kucing anda seperti tidak berminat dengan latihan-latihan di atas, jangan memaksanya. Kucing adalah hewan yang cepat bosan. Jika ia sudah bosan, ia akan meninggalkan anda dan mungkin hanya akan tidur-tiduran. Berikan waktu kucing anda untuk beristirahat dan menghilangkan kebosanannya.

Yang terpenting adalah, buatlah latihan itu seperti bermain. Lakukan latihan ini setiap hari, dan kucing anda akan menjadi kucing yang lincah sekaligus penurut. Selamat melatih!

Ciri Ciri Kucing Hamil dan Ikuti Tips Ini Agar Dia Tetap Sehat

Anda pasti senang jika kucing anda hamil dan akan melahirkan. Seakan-akan anda akan punya seorang cucu, hehehehe…

Ciri-ciri kucing hamil cukup mudah untuk dilihat. Kita bisa melihatnya dari perubahan fisik atau tubuh si kucing. Hal pertama yang paling terlihat adalah perutnya yang membesar. Kucing hamil tidak terlihat gemuk, tapi hanya perutnya saja yang memebesar. Jika anda melihatnya dari belakang, maka terlihat sekali perbedaan perut kucing anda sebelum hamil dengan sedang hamil.

Ciri Ciri Kucing Hamil

ciri ciri kucing hamil

ciri ciri kucing hamil

Kucing merupakan mamalia yang melahirkan anak mulai dari 3 hingga 7 ekor. Ciri-ciri kucing hamil mungkin adalah hal yang anda tunggu-tunggu jika anda seorang peternak kucing. Tadi sudah dibahas mengenai ciri pertama, yaitu perut yang membesar. Ciri kedua adalah puting susunya berwarna merah dan menonjol. Ini juga bisa dilihat dengan jelas. Coba anda lihat bagian perutnya, dan singkapkan bulunya untuk melihat puting susu kucing anda. Jika menonjol dan berwarna pink atau merah muda, maka dia sedang hamil.

Ciri Ciri Kucing Hamil DIlihat Dari Tingkah Lakunya

Yang berikutnya adalah batuk-batuk, kadang hingga muntah. Jika kucing anda terkadang batuk-batuk, bahkan hingga muntah, itu merupakan pertanda kehamilan kucing anda. Mungkin kalau manusia dia lagi ngidam ya :)

Ciri selanjutnya adalah meningkatnya nafsu makan, dan sering mencari-cari tempat gelap dan tersembunyi. Jika anda memperhatikan tingkah kucing anda yang suka kesana kemari ke tempat gelap, misalnya kolong kursi, kolong meja, atau ke gudang, itu pertanda kucing anda sendang hamil. Dia sedang mencari tempat untuk melahirkan.

Inilah beberapa ciri-ciri kucing hamil yang bisa anda ketahui dari kucing anda. Rawatlah kucing anda dengan cermat ketika anda sudah melihat ciri ciri kucing hamil dan ikuti tips Ini agar dia tetap sehat, agar kehamilannya lancar hingga proses kelahiran. Ada baiknya anda juga membawanya ke dokter hewan jika anda ingin melihat sang jabang bayinya dengan USG.

Manfaat Suntik Bulu Pada Kucing Untuk Cegah Penyakit

Jika anda penyayang kucing, pasti anda tahu betapa pentingnya kesehatan bagi si hewan berbulu ini. Salah satunya adalah dengan melakukan suntikan pada kucing. Untuk apa? Berikut manfaat yang bisa didapat dari suntik untuk kucing.

Manfaat suntik bulu pada kucing cukup banyak. Dengan melakukan suntik, kucing anda akan terhindar dari berbagai macam penyakit yang mungkin bisa menyerang kucing anda. Kucing yang sehat akan terlihat energik, lincah, nafsu makan baik, dan bulunya tidak rontok. Ada beberapa alasan mengapa orang yang memelihara hewan ini memutuskan untuk melakukan suntik pada hewan peliharaannya.

Manfaat Suntik Bulu Pada Kucing

manfaat suntik bulu pada kucing

Yang pertama dari manfaat suntik bulu pada kucing adalah mencegah jamur pada kulit kucing. Jamur yang paling sering menyerang kucing adalah jamur Ringworm. Jamur ini kerap kali menyerang kucing-kucing yang mempunyai bulu lebat, seperti kucing Persia. Namun tidak menutup kemungkinan jenis kucing lain pun bisa terkena penyakit ini. Jamur ringworm yang paling sering menyerang kucing adalah jenis Microsporum canis. Jika jamur ini tidak dihilangkan, maka bulu pada si kucing akan rontok, dan kulitnya pun akan terlihat jamuran. Jika terus dibiarkan, jamur ringworm ini akan menyerang bagian tubuh lain dari si kucing.

Jamur ini bisa disebabkan karena udara di sekitar yang lembab. Selain itu, bulu kucing yang basah karena habis mandi dan tidak kering benar akan menyebabkan kucing terserang jamur ini. Maka dari itu, lingkungan yang kering (mulai dari kandang, tempat makan, hingga udara) dan pengeringan sehabis mandi sangatlah penting bagi kucing. Terutama kucing berjenis bulu lebat.

Jamur jenis ini bersifat menular, jadi jika anda punya kucing lain, kemungkinan tertular sangatlah mungkin. Maka dari itu, menyadari manfaat suntik bulu pada kucing untuk menghilangkan jamur adalah hal yang tepat. Penanganan yang cepat akan menghindari kucing anda dari penyakit yang lebih parah.

Demikianlah manfaat suntik bulu pada kucing untuk cegah penyakit yang berbahaya menyerang si hewan mengeong ini. Satu hal yang perlu diperhatikan, konsultasikan dulu dengan pakarnya (bisa dokter hewan) kapan sebaiknya penyuntikan dilakukan, agar hasilnya bisa maksimal.